4.27.2009

obsesi

Konselor Islami-Obsesiku
Islam adalah agama tolong menolong, bantu-membantu satu sama lain dan saling memperkuat antara satu dengan yang lainya. Itu adalah salah satu rahasia besar kegemilangan tamadun Islam. Ingatkah ketika musuh ketakutan melihat semua kaum muslim mencari suatu buah tempat minum, salah satu ikhwah yang jatuh ke sungai. Dalam hatinya terbersit ”hanya satu benda yang jatuh, semua mencarinya. Apa lagi kalau ada nyawa yang terbunuh?”
Islam menggalakkan umatnya untuk melepaskan saudaranya yang mengalami masalah, kesusahan dan kesempitan dunia. Yang sedang mengalami kesulitan hidup dan melindungi dan menutupi aib dari tersebar luasnya aib di kalangan manusia. Semua itu dianjikan Alloh, mendapatkan balasan sesuai dengan perbuatannya. Alloh akan senantiasa menolong hamba-hambanya selagi mereka saling tolong-menolong kepada sesamanya. Cukuplah alasan bagi kita yang ingin menjadi guru atau konselor memperhatikan hadist di bawah ini :

Hadist Arba’in ke-36 (silakan buka...)

Ilmu adalah cahaya menuju syurga. Barang siapa yang menuntut ilmu, ikhlas karena Alloh, dijanjikan baginya kemudahan menuju syurga. Berkumpul dan mengkaji ilmu di masjid adalah amalan yang sangat diberkahi Alloh. Para malaikat turun mengelilingi mereka, ketenangan dan rahmat menyelubungi mereka. Mereka mendapat penghormatan dari Alloh SWT ketika Dia menyebut nama mereka kepada para penghuni langit. Sesungguhnya manisia dimuliakan dan memasuki syurga dengan rahmat Alloh. Bukan karena keturunan pangkat dan jabatan. Barang siapa yang kurang atau amalan jahatnya menyusahkan di akhirat nanti, nasab keluarga bangsawannya tidak mampu sama sekali memberi syafaat kepadanya. Secara tidak langsung, kita si suruh untuk berbekal dengan amalan shaleh sebagai bekal menghadapi hari akhirat nanti.
Yosi’s notes

0 Responses: